A. Kegiatan berpikir dan berbahasa
Pengertian
berpikir sangat bergantung pada cara atau sudut pandang.
1.
Menurut Behaviourisme, berpikir
merupakan penguatan antara stimulus dan repons.
2. Menurut Asosiasionis, berpikir merupakan asosiasi antara tanggapan yang
satu dengan yang lain.
3. Menurut Kognisi, berpikir merupakan pemrosesan informasi mulai dari
stimulus yang ada sampai pemecahan maslah atau goal state.
Berpikir merupakan proses kognitif yang berlangsung dari stimulus hingga
respon untuk memecahkan masalah, membuat keputusan, menghasilkan sesuatu yang
baru, melakukan adaptasi dengan lingkungan, membentuk dan memilih lingkungan.
B. Tahap-tahap berpikir dan berbahasa
Menurut Piaget mengelompokkan tahap-tahap perkembangan kognitif menjadi 4,
yaitu :
1. Tahap sensorimotor (0-2 tahun)
Pada tahap ini, pemikiran anak lebih dilandaskan pada tindakan inderawinya. Piaget membagi tahap sensorimotor dalam 6 periode, yaitu :
1. Periode refleks (0-1 bulan)
2. Periode kebiasaan (1-4 bulan)
3. Periode reproduksi kejadian yang menarik (4-8 bulan)
4. Periode koordinasi skemata (8-12 bulan)
5. Periode eksperimen (12-18 bulan)
6. Periode representasi (18-24 bulan)
2. Tahap praoperasi (2-7 tahun)
Pada tahap ini, anak mulai berpikir dengan menggunakan simbol-simbol untuk
menghadirkan suatu benda atau pemikiran, khususnya penggunaan bahasa.
3. Tahap operasi konkret (8-11 tahun)
Pada tahap ini, anak mulai berpikir dengan menggunakan aturan-aturan logis
yang jelas.
4. Tahap operasi formal (11 tahu ke atas)
Pada tahap ini, anak mulai berpikir abstrak, hipotesis, deduktif, dan
induktif.
Referensi :
Basuki, H. (2008). Psikologi
Umum. Jakarta : Universitas Gunadarma.
0 komentar:
Posting Komentar